Main Menu

Tuesday, February 26, 2013

Proses Terjadinya Gas Rumah Kaca


Efek rumah kaca (green house effect) adalah suatu keadaan yang timbul ketika semakin banyak gas buang yang memiliki sifat penyerap panas yang ada ke lapisan atmosfer. Salah satu gas rumah kaca terpenting adalah CO2. Menurut Soedomo (1999) bahwa panjang gelombang yang dapat diserap dan terperangkap oleh gas rumah kaca adalah panjang gelombang yang lebih besar dari 1200Ao (sinar infra merah).

Efek rumah kaca adalah efek dimana radiasi inframerah yang dipantulkan oleh permukaan bumi, tidak diteruskan oleh atmosfer ke luar angkasa tetapi dipantulkan kembali ke bumi. Gas Rumah Kaca bersifat memantulkan radiasi infra merah. Efek rumah kaca telah meningkatkan suhu bumi rata-rata 1-5°C. Bila kecenderungan peningkatan gas rumah kaca tetap seperti sekarang akan menyebabkan peningkatan pemanasan global.

Pada mulanya keadaan CO2 dalam atmosfer bumi adalah tinggi hasil dari pernafasan, pembusukan, pembakaran bahan organik maupun hasil kegiatan manusia lainnya, hal ini akan menyebabkan efek rumah kaca tinggi, akibatnya suhu bumi menjadi tinggi. Namun dengan adanya rosot karbon oleh tanaman menyebabkan kadar CO2 dalam atmosfer turun.Pancaran sinar matahari yang sampai ke bumi (setelah melalui penyerapan oleh berbagai gas di atmosfer) sebagian dipantulkan dan sebagian diserap oleh bumi. Bagian yang diserap akan dipancarkan lagi oleh bumi sebagai sinar inframerah yang panas. Sinar inframerah tersebut di atmosfer akan diserap oleh gas-gas rumah kaca seperti uap air (H2O) dan karbon dioksida (CO2) sehingga tidak terlepas ke luar angkasa dan menyebabkan panas terperangkap di troposfer dan akhirnya mengakibatkan peningkatan suhu di lapisan troposfer dan di bumi.


Sinar matahari memancarkan radiasi ultraviolet ke bumi yang akan diterima oleh bumi dan dipantulkan kembali dalam bentuk radiasi inframerah. Atmosfer akan meneruskan radiasi inframerah ini ke luar angkasa.  Namun dengan adanya gas rumah kaca yang terperangkap di atmosfer akan menyebabkan dipantulkannya kembali radiasi infeamerah ini ke bumi. Ditambah dengan radiasi ultraviolet dari matahari, akan menyebabkan naiknya suhu di permukaan bumi. Dengan kata lain, hal tersebut menyebabkan terjadinya efek rumah kaca di bumi.

Daftar Pustaka:
Anonim.Efek Rumah Kaca. http://www.dirgantara-lapan.or.id/jizonpolud/htm/gasrumahkaca.htm (diakses tanggal 26 Februari 2013)
Soedomo. 1999. Pencemaran Udara. Bandung: Penerbit ITB

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.

Newsletter

Followers